APA ITU structural equation modelling (SEM) ????
Teknik pengolahan data
structural equation modelling (SEM) dengan metode confirmatory factor analysis
(CFA) digunakan dalam penelitian ini. Menurut Maruyama (1998) dalam Wijaya
(2009) menyebutkan SEM adalah sebuah model statistik yang memberikan perkiraan perhitungan
dari kekuatan hubungan hipotesis dia antara variabel dalam sebuah model
teoritis, baik secara langsung atau melalui variabel antara (intervening or
mediating). Variabel-variabel teramati (indikatorindikator) menggambarkan satu
variabel laten tertentu (latent dimension). Sebagai suatu metode pengujian yang
menggabungkan faktor analisis, path analisis dan regresi, SEM lebih merupakan
metode confirmatory dari pada exploratory, yang bertujuan mengevaluasi proposed
dimensionality yang diajukan dan yang berasal dari penelitian sebelumnya dengan
cara melihat dan menguji model hubungan dimensidimensi tersebut. Dengan
pemahaman ini, SEM dapat digunakan sebagai alat untuk mengkonfirmasi
pre-knowledge yang telah diperoleh sebelumnya (Hair, 2006).
Uji kecocokan model
digunakan untuk menguji model hubungan antar dimensi atau variabel.
Kriteria-kriteria yang diajukan oleh Hair et al. (2006) untuk digunakan dalam
menguji kecocokan model antara lain:
a. Rasio nilai chi-square dengan derajat
kebebasan dari model (normed chi-square). Nilai rasio antara 1-3 dianggap nilai
yang sesuai dan nilai lebih dari 5 dianggap poor fit of the model.
b. Comparative Fit Index (CFI). Nilai CFI
yang lebih dari 0.9 dianggap sebagai model yang sesuai.
c. Root Mean Square Error of Approximation
(RMSEA). Nilai RMSEA 0.05 atau kurang adalah nilai kecocokan yang paling baik,
nilai 0.08 atau kurang adalah nilai yang bisa diterima, sedangkan nilai lebih
dari 0.1 dianggap tidak ada kecocokan model.
d. Digunakan untuk menghitung proporsi
tertimbang dari varians dalam matriks kovarians sampel yang dijelaskan oleh
matriks kovarians populasi yang terestimasikan. Indeks ini mencerminkan tingkat
kesesuaian model secara keseluruhan yang dihitung dari residual kuadrat model
yang diprediksi dibandingkan dengan data yang sebenarnya (Wijaya, 2009).
Goodness of Fit Index (GFI). Model bisa dikategorikan good fit apabila memiliki
nilai GFI mendekati 1.
e. Pengujian Reliabilitas dan Validitas.
Reliabilitas model pengukuran dapat diuji dengan perhitungan construct
reliability dan variance extracted. Jika variabel memiliki contruct reliability
>0.60 dan variance extracted >0.50.
Istilah model persamaan
struktural dikenal juga dengan nama LISREL (LInear Structural RELationships)
adalah paket program statistik untuk SEM, yang pertama kali diperkenalkan oleh
Karl Joreskog pada tahun 1970 dalam suatu pertemuan ilmiah. Istilah lain untuk
SEM sering kali disebut juga analisis faktor konfirmatori (confimatory factor
analysis), model struktur kovarians (covariance structure models) dan model
variabel laten (laten variable modelling).
Sulit atau Mudah, yuk... Konsultasikan dengan Riau Statistik. Khusus Pekanbaru Sekitar hubungi : 0821 71 505 505.
Admin.
Tidak ada komentar